Saturday, 14 January 2012

lagu dan tari

"Semalam kulihat sebuah tari
dada montok berlenggok, gila mencari
nafsu jalang dan mata penuh berani,
dengan muzik nada liar memuncak tinggi.

Mata penonton berkisar melebar,
paha putih dalam nafsu menjalar.

Segala terbuka dan segala mendamba,
dan berahi mematuk-matuk pada diri, meminta.

Itulah lagu dengan tari pada malam panjang,
senantiasa berulang pada zaman gila perang;
sedang esok segala hati dan tulisan memuji,
inilah 'seni', hasil gemilang 'seniman' sejati!"

Usman Awang, 1954

No comments:

Post a Comment