Sunday, 4 March 2012

Tinggalkan Aku Sekangkang Tanah

Sang pemidato melontarkan bicara
di tengah malam hari
ada tiga juta hektar tanah buat
menyimpan keagungan Melayu
pada tanggal merdekanya
tanahair kita

Aku yang berdiri di tepi
jalanraya tak berlampu
berkira-kira tentang
luas manakah tanah itu

Kemudian sang pemidato itu
menanggis
kehilangan suaranya
sepuluh tahun yang lalu,
hampir separuh tanah itu
sudah luput dari buku rekod
tanah negara

Kulihat lelaki tua
di sebelahku turut menanggis
sambil mengadu pada ku yang
kebinggungan

'tinggalkan aku sekangkang tanah
buat pusaraku nanti'
*dipetik kt sini

No comments:

Post a Comment